Sabtu, 09 Maret 2013

MAKALAH SIRSAK SANG PEMBUNUH KANKER


SIRSAK SANG PEMBUNUH KANKER




UMS-Surakarta.png
 









Makalah ini Disusun untuk Memenuhi Tugas Bahasa Indonesia
dengan Dosen Pengampu Joko Sarwono


oleh:
Nesti Rahmawati (J310110007)

PROGRAM STUDI GIZI –S1
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2011






DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL…………………………………………………………………….     i
DAFTAR ISI……………………………………………………………………………….                 ii
BAB I PENDAHULUAN…………………………………………………………………       1
1.1  LATAR BELAKANG…………………………………………………………      1
1.2  PERUMUSAN MASALAH…………………………………………………..      2
1.3  TUJUAN PENULISAN……………………………………………………….      2
BAB II PEMBAHASAN………………………………………………………………….      3
            2.1 MENGENAL SIRSAK………………………………………………………..      3
                   2.1.1 ASAL USUL SIRSAK………………………………………………….       3
                   2.1.2 RAGAM NAMA SIRSAK DI BERBAGAI NEGARA………………..                 3
            2.2  BAGIAN DAN KANDUNGAN SIRSAK…………………………………...                 4
                   2.2.1 BAGIAN-BAGIAN TANAMAN……………………………………...        4
                   2.2.2 KANDUNGAN SIRSAK……………………………………………...       6
            2.3  MANFAAT SIRSAK………………………………………………………..         7
                   2.3.1 SIRSAK SEBAGAI OBAT…………………………………………...         7
                   2.3.2 SIRSAK SEBAGAI MAKANAN DAN MINUMAN……………….          9
            2.4 SIRSAK VS KANKER……………………………………………………..          10
                   2.4.1 SEJARAH DI TEMUKANNYA OBAT UNTUK KANKER………           10
                   2.4.2 RACIKAN SIRSAK UNTUK MENGOBATI DAN PENCEGAHAN KANKER……………………………………………………………           11
BAB III PENUTUP……………………………………………………………………            13
3.1. KESIMPULAN……………………………………………………………            13
3.2 SARAN…………………………………………………………………….            14
DAFTAR PUSTAKA



BAB I
 PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang

Kanker merupakan masalah paling utama dalam bidang kedokteran dan merupakan salah satu dari 10 penyebab kematian utama di dunia serta merupakan penyakit keganasan yang bisa mengakibatkan kematian pada penderitanya karena sel kanker merusak sel lain. Sel kanker adalah sel normal yang mengalami mutasi/perubahan genetik dan tumbuh tanpa terkoordinasi dengan sel-sel tubuh lain. Dalam keadaan normal, sel hanya akan membelah diri jika ada penggantian sel-sel yang telah mati dan rusak. Sebaliknya sel kanker akan membelah terus meskipun tubuh tidak memerlukannya, sehingga akan terjadi penumpukan sel baru yang disebut tumor ganas. Penumpukan sel tersebut mendesak dan merusak jaringan normal, sehingga mengganggu organ yang ditempatinya. Kanker dapat terjadi diberbagai jaringan dalam berbagai organ di setiap tubuh, mulai dari kaki sampai kepala. Bila kanker terjadi di bagian permukaan tubuh, akan mudah diketahui dan diobati. Namun bila terjadi didalam tubuh, kanker itu akan sulit diketahui dan kadang - kadang tidak memiliki gejala. Kalaupun timbul gejala, biasanya sudah stadium lanjut sehingga sulit diobati.
Dalam beberapa tahun terakhir ini berbagai media cetak banyak mempublikasikan artikel mengenai khasiat tanaman sirsak. Dari banyak manfaat sirsak untuk pengobatan, yang sangat menonjol sebagai obat kanker. Ternyata sirsak berkhasiat sebagai obat kemoterapi alami yang sangat mencengangkan dengan kekuatan 10.000 kali lebih kuat dari obat kanker adriamycin. Sungguh luar biasa!
Selain membunuh sel kanker, graviola atau soursop ini juga berkhasiat sebagai antibakteri, antivirus, antioksidan, antijamur, antiparasit, antihipertensi, antistres, dan menyehatkan sistem saraf. Tak heran jika zuurzak alias si kantung asam kini mendapat julukan buah ajaib yang ampuh menumpas aneka penyakit dari bisul hingga kanker.
Indonesia sebagai negara tropis yang kaya berbagai sumber alam termasuk buah-buahan berkhasiat obat, semestinya juga terus mengembangkan riset di bidang ini. Selain itu, dapat memproduksi berbagai obat alami yang efektif, aman, dan harganya terjangkau guna memwujudkan kesehatan serta kesejahteraan rakyat.



Oleh karena itu, informasi mengenai khasiat tanaman sirsak yang luar biasa ini mudah-mudahan bisa menjadi pengetahuan bagi masyarakat serta menjadi obat alternatif berbagai penyakit.

1.2  Perumusan Masalah
Adapun rumusan masalah dalam makalah ini, ialah sebagai berikut.
a         Bagaimanakah kandungan gizi di dalam buah sirsak?
b        apa sajakah manfaat buah sirsak?
c         Bagaimanakah penelitian buah sirsak terhadap penyakit kanker?

1.3  Tujuan Penulisan
Menjelaskan kepada masyarakat awam akan banyaknya manfaat yang bisa kita ambil dari buah sirsak, misalnya untuk penyakit kanker.


BAB II PEMBAHASAN

2.1              Mengenal Sirsak

2.1.1     Asal-Usul Sirsak
Tanaman sirsak berasal dari wilayah Amerika Tropis, meliputi Amerika Tengah, dan Amerika Selatan, yaitu sekitar Peru,Argentin,hutan Amazon,dan kepulauan Karibia. Di wilayah asalnya, sirsak merupakan buah penting dan bergengsi. Sirsak adalah salah satu pohon buah yang pertama kali dikenalkan ke dunia lama setelah Colombus menemukan Amerika. Setelah itu,orang-orang Spanyol membawanya ke Filipina.
Di wilayah Hindia Barat, buah ini disebut buah nona. Dari Hindia Barat, orang-orang Spanyol dan Portugis membawa sirsak hingga akhirnya menyebar melalui Amerika Tengah ke Meksiko Selatan.
Pada abad ke 17, buah ini dibawa ke Benua Afrika dan banyak dijumpai di taman-taman atau pekarangan rumah penduduk di wilayah Afrika Selatan. Diperkirakan masuk ke Afrika (Angola) pada tahun 1686. Kemudian, sirsak menyebar hampir seluruh wilayah tropis dunia, dari Amerika Selatan, Kuba, Meksiko, Sri Lanka, Asia Tenggara, sampai Polinesia. Di Indonesia sendiri, sentra produksi sirsak berada di daerah Raja Mandala di Jawa Barat, kabupaten Karanganyar dan Rembang di Jawa Tengah, serta Malang Selatan.

2.1.2     Ragam Nama Sirsak di Beberapa Negara
            Buah sirsak mempunyai banyak nama, antara lain graviola (portugis) ; guanabana (spanyol) ; guanaba (El Savador) ; huanaba (Guatemala) ; zopote de viejas atau cabeza de negaro (Meksiko) ; catoche atau catuche (Venezuela); anona de puntitas atau anona de broquel (Argentina); sinini (Bolivia); brazilian paw paw, araticum do grande, graviola, jaca do para,(Brasil); serta sorsaka atau zunrzak (Netherlands Antilles, Suriname). Di negara yang berbahasa Perancis di wilayah Hindia Barat, Afrika Barat, dan Asia Tenggara khususnya di Vietnam Utara, sirsak dikenal dengan nama corossol, grand corossol, corossol epineux, atau cachiman epineux. Nama lain sirsak dalam berbagai bahasa antara lain adalah soursop (Inggris); zuurzak (Belanda); corossol (Perancis); guyabona (Filipina); togebanreishi (Jepang); sitaphal, rampal, aathakka pazham, mullaatha (india);


ciguofan lizhi, ang mo lau leen (cina); serikaya belanda, durian belanda, durian mekah, maki durian, nangka menila, lampun (malaysia); thurian-thet, thu-rian-khack (thailand); mang cau xiem, mang cau (Vietnam); serta sauna sap (Papua Nugini).
Di Indonesia, nama lokal sirsak sangat beragam, di antaranya nangka londa, nangka manila, nangka sabrang, mulwa londa, surikaya welonda, serikaya welondi, sirsak, sirsat (Jawa); nangka belanda, nangka walanda, kadu walanda (sunda); nangka buris, nangka moris, nangka englan (Madura); srikaya jawa (Bali); deureuyan belanda (Aceh); tarutung olanda (Toba); durian betawi (Minangkabau); jambu landa (Lampung); dian blanda (dayak); naka walanda (Ternate); naka lada (Tidore); durio ulondro (Nias); nahat (Sika); anona (Larantuka); siri kaja balanda (Bugis); lange lo walanda (Gorontalo); naha wolanda (Halmahera); anad (walanda (Seram Barat); tafena warata (Seram selatan); serta ai ota malai (Timor).

2.2              Bagian dan Kandungan Sirsak

Tanaman sirsak termasuk tanaman tahunan dengan sistematika sebagai berikut.
Kingdom        : Plantae
Divisio            : Spermatophyta
Subdivisi        : Angiospermae
Kelas              : Dicotyledonae
Famili             : Annonaceae
Genus             : Annona
Spesies            : Annona muricata L. (sinonim: Annona classiflora Mart, Annona sericea Lam., dan Annona macrocarpa werckle)

2.2.1     Bagian-Bagian Tanaman
·      Daun
        Daun sirsak sangat rimbun sehingga menyerupai perdu. Daunnya berukuran lebar dan agak tebal serta mempunyai bau yang tidak enak (langu). Daun sirsak berbentuk lonjong, berwarna hijau tua, dan letaknya berhadapan.
·      Bunga
   Bunga sirsak berukuran besar, bermahkota tebal, dan warnanya hijau. Bunga ini tersusun dari berlapis-lapis mahkota, 3 helai lapisan dalam dan 3 helai lapisan luarnya. Bunga sirsak keluar pada tunas yang pendek di sepanjang cabang atau ranting. Umumnya bunga sirsak berbunga sempurna, tetapi sering juga ditemukan bunga betina saja. Sifat penyerbukannya adalah penyerbukan silang dengan bantuan serangga pecari nektar.
   Tanaman sirsak berbunga pada bulan oktober sampai november, sedangkan buahnya dipanen pada bulan januari hingga februari. Tanaman sirsak tahan kekeringan, tetapi pada musim yang sangat kering sirsak akan berguguran atau bungannya menjadi hitam dan keras.
·      Buah
   Buah sirsak merupakan salah satu jenis buah terbesar yang bisa dimakan di muka bumi. Berat buah sirsak ada yang mencapai 7 kg per buahnya. Buah sirsak berbentuk lonjong, berukuran besar, dan sering bengkok. Buahnya berduri penuh, tetapi durinya agak lunak dan tidak tajam. Kulit buahnya berwarna hijau hingga kekuningan. Bila telah matang, buah menjadi lunak dan daging buahnya terlihat berlapis-lapis (dami). Letak daging buah sejajar serta tegak lurus pada poros buah yang berwarna putih dan berair. Di dalam buah sirsak banyak dijumpai biji dengan jumlah mencapai 100-200 butir.
   Buah sirsak yang bermutu baik dipanen setelah tua pnuh, ditandai dengan durinya yang terlihat jarang, warna buahnya kekuningan. Dan aromanya harum. Rasa buah sirsak asam hingga manis asam. Sirsak yang asam tidak terlalu disukai oleh konsumen. Sirsak jenis ini baik untuk dijadikan bahan baku membuat puree (sari buah, jus).
   Di daerah yang iklimnya tidak mengenal musim, buah sirsak dapat dijumpai sepanjang tahun. Umumnya, pohon sirsak memiliki 1-3 kali masa panen dengan puncaknya yang nyata pada musim utama (januari-februari). Di negara tropis Amerika, Asia, maupun Afrika, buah sirsak bisa ditemukan secara melimpah.
·      Batang
   Pohon sirsak tingginya mencapai 10 m, dengan diameter batang 10-30 cm. Batang sirsak dapat digunakan untuk memperbanyak tanaman secara vegetatif dengan cara okulasi maupun sambung pucuk. Batang tanaman sirsak mempunyai banyak cabang dan cabangnya mempunyai banyak ranting sehingga menjadikannya rimbun. Kulit batang sirsak mudah dikupas sehingga memudahkan untuk diokulasi.
2.2.2     Kandungan Sirsak
·      Daging Buah
   Buah sirsak mengandung serat dan vitamin. Komposisi rata-rata satu buah sirsak adalah 67,5% daging buah, 20% kulit buah, 8,5% biji, dan 4% poros tengah buah (empelur). Pada daging buahnya mengandung 80% air, 3% asam yang dapat dititrasi, dan 24% gula nonpereduksi.
   Kandungan zat gizi terbanyak dalam buah sirsak adalah karbohidrat, yaitu sekitar 68% dari seluruh bagian padat daging buahnya. Salah satu jenis karbohidrat yang terkandung dalam buah sirsak adalah gula pereduksi (glukosa dan fruktosa) dengan kadar 81,9-93,6% dari kandungan gula total. Sementara kandungan gula lainnya berupa sukrosa 2,54%, dekstrosa 5,05%, dan levulosa 0,04%.
   Sirsak juga mengandung berbagai vitamin, anatara lain vitamin A,B, dan C. Vitamin utam yang terkandung dalam buah sirsak adalah vitamin C, yaitu sekitar 20 mg/100 g daging buah. Buah sirsak juga kaya vitamin B dengan kadar 0,07 mg/100 g daging buah.
   Adapun mineral utama yang terkandung dalam buah sirsak adalah fosfor (27 mg/100 g daging buah) dan kalsium (14 mg/100 g daging buah). Buah sirsak juga mengandung beberapa enzim buah, dia antaranya enzim peroksidase, katalase, dan pektinase. Sejumlah senyawa juga terkandung dalam buah sirsak, antara lain asetogenin, murisin, annomurisin, dan murikapentosin, serta masih banyak senyawa lain termasuk annopentosin A,B, dan C.
   Lemak yang terkandung dalam buah sirsak sangat sedikit (0,3/100 g) sehingga baik untuk kesehatan. Keunggulan sirsak lainnya terletak pada kadar garamnya (natrium) yang rendah, yaitu 14 mg/100 g dan kaliumnya tinggi, yaitu 278 mg/100 g. Rasio antara kalium dan natrium yang tinggi ini mempunyai efek menguntungkan bagi tubuh, yaitu mencegah hipertensi. Selain itu, kadar kalium yang tinggi sangat bermanfaat untuk mengatur tekanan darah serta ritme dan fungsi jantung sehingga melindungi tubuh dari atherosklerosis.
   Buah sirsak mengandung fraksi asam organik nonvolatil yang terdiri atas suatu campuran, yaitu sekitar 2 bagian asam malat, 1 bagian asam sitrat, dan trace asam isositrat. Asam-asam organik ini diidentifikasikan sebagai turunan hidrazid yang diperoleh dari ekstrasi asam-asam organik tersebut dengan cara merebus daging buah sirsak. Buah sirsak mengandung trace asam hidrosianik.
   Buah sirsak mengandung 0,0055 g nitrogen/100 g daging buah basah. Dari jumlah ini, 91% terdiri atas asam dan asam amino bebas netral. Asam amino yang berlimpah berupa asam gama-aminobutirat, prolin, dan asam glutamat.
   Buah sirsak disenangi banyak orang karena aromanya harum dan khas. Rasa asam pada buah sirsak berasal dari asam organik nonvolatil, terutama asam malat, asam sitrat, dan asam isositrat.
·      Daun Sirsak
   Daun sirsak mengandung senyawa monotetrahidrofuran asetogenin, seperti anomurisin A dan B, gigantetrosin A, annonasin-10-one, murikatosin A dan B, annonasin, dan goniotalamisin. Khasiat senyawa-senyawa ini untuk pengobatan berbagai penyakit.
   Daun dan batang sirsak juga mengandung senyawa tanin, fitosterol, kalsium oksalat, serta alkaloid murisin. Asam hidrosianik dalam jumlah tinggi terdapat pada kulit kayu pohon sirsak serta jumlah yang lebih sedikit ditemukan dalam akar dan daun sirsak.
·      Biji Sirsak
   Di Indonesia, biji sirsak dikenal sebagai pestisida alami yang mampu membunuh larva hama dan penyakit tanaman. Biji sirsak mengandung 8% air, 2% protein, 13% abu, 8% serat, 20% lemak, dan 47% karbohidrat. Selain itu, biji sirsak mengandung 0,2% mineral/abu yang larut dalam air, 0,8% asam yang dapat dititrasi, dan 17 mg kalsium/100 g. Biji sirsak mengandung 17% minyak kuning .
   Fraksionasi biji sirsak menghasilkan beberapa senyawa, yaitu cis-annonasin, cis-anonnasin-10-one, cis-goniotalamisin, arianasin, dan javorisin. Dari isolasi biji sirsak didapatkan kandungan 7 senyawa baru asetogenin annonaceae, yaitu murisin A-G (1-7) dan 5 senyawa yang telah diketahui sebelumnya berupa campuran dari murikatetrosin A dan murikatetrosin B, longifolisin, korosolin, dan korosolon. Manfaat senyawa dalam biji sirsak terutama untuk pembuatan bioinsektisida (obat hama penyakit tanaman).

2.3    Manfaat Sirsak

2.3.1     Sisak Sebagai Obat
1.      Sakit Pinggang
20 lembar daun sirsak, direbus dengan 5 gelas air sampai mendidih hingga tinggal3 gelas, diminum 1 kali sehari 3/4 gelas.
2.       Bayi Mencret
Buah-sirsak yang sudah masak. Buah sirsak diperas dan disaring untuk diambil airnya, diminumkan pada bayi yang mencret sebanyak 2-3 sendok makan.
3.       Ambeien.
Buah sirsak yang sudah masak. Peras untuk diambil airnya sebanyak 1 gelas, diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.
4.      Bisul.
Daun sirsak yang masih muda secukupnya, tempelkan di tempat yang terkena bisul.
5.      Anyang-anyangen.
Sirsak setengah masak dan gula pasir secukupnya. Sirsak dikupas dan direbus dengan gula bersama-sama dengan air sebanyak 2 gelas, disaring dan diminum.
6.      Sakit kandung air seni
Buah sirsak setengah masak, gula dan garam secukupnya. Semua bahan tersebut dimasak dibuat kolak. Dimakan biasa, dan dilakukan secara rutin setiap hari selama 1 minggu berturut-turut.
7.      Penyakit Liver
Puasa makanan lain, hanya minum juice sirsak selama 1 minggu.
8.      Eksim dan Rematik
Tumbuk daun sirsak sampai halus dan tempelkan di bagian yang sakit
9.      Obat Nyamuk
Daun dan biji sirsak dapat dimanfaatkan sebagai obat nyamuk. Resep ini merupakan hasil penelitian Dr.Sugeng Juwono Purwohusodo dari Yogyakarta.
10.  Kutu Kepala
Rebusan daun sirsak dapat digunakan untuk pengobatan kutu kepala.
11.  Migran
Konsumsi jus buah sirsak segar yang disampur dengan madu dapat membantu mengobati migran
12.  Anemia
Buah sirsak mengandung cukup zat besi selain itu sirsak juga mengandung vitamin C yang sangat diperlukan untuk membantu penyerapan zat besi di dalam saluran pencernaan. Konsumsi jus sirsak 2-3 kali sehari.
13.  Kolestrol Tinggi
Buah sirsak segar bila dikonsumsi secara teratur dapat membantu meningkatkan kolestrol HDL karena mengandung niasin.
14.  Diare
Penyakit diare dapat diatasi dengan mengkonsumsi sari buah sirsak
15.  Demam
Anak-anak maupun orang dewasa yang menderita demam dapat mengkonsumsi buah sirsak masak segar untuk menurunkan demamnya.
16.  Lepra
Jus buah sirsak segar diminum pada saat perut kosong secara rutin dapat menyembuhkan lepra.
17.  Kaki Bengkak
Kaki bengkak dapat diobati dengan menggunakan rebusan daun sirsak sebagai kompres.
18.  Sariawan
Makanlah buah sirsak segar atau minum jus buah segar secukupnya setiap hari.
19.  Disentri
Penyakit disentri dapat diatasi dengan buah sirsak. Caranya, buah sirsak mentah dicuci bersih, dikupas kulitnya, lalu dibuang bijinya. Kemudian, makan daging sirsak 2-3 kali sehari.
20.  Menghentikan Kebiasaan Merokok
Bagi perokok yang berkeinginan menghentikan kebiasaan merokoknya dapat mencoba resep sirsak ini. Caranya, makan sirsak matang sepanjang 5 cm setiap pagi hari secara berkelanjutan.
21.  Keracunan
Kulit akar pohon sirsak dapat digunakan sebagai obat antiracun.
2.3.2     Sirsak Sebagai Makanan dan Minuman
1.    Jus Buah Sirsak
2.    Sirsak Jamaica
3.    Jus Sirsak Nanas Pepaya
4.    Sirsak Delima
5.    Five Fruit Punch
6.    Jus Sirsak Lemon
7.    Jus Sirsak Avokad
8.    Jus Sirsak Stroberi
9.    Jus Sirsak Selasih
10.Jus Sirsak Guava
11.Dodol Sirsak
12.Tropical Soursop Salad
13.Sari Buah Sirsak
14.Saus Madu Sirsak
15.Sarbet Sirsak
16.Puding Sirsak Saus Peach
17.Sirsak Bakar
18.Selai Sirsak
19.Manisan Sirsak
20.Agar-Agar Sirsak

2.4         Sirsak vs Kanker

2.4.1        Sejarah di Temukannya Obat untuk Kanker
Pada tahun 1951, Prof Clery Salazar, yang bekerjar di Fakultas Pertanian di Mayaguez, Puerto Rico, sudah ,mulai mendorong pengembangan produk sirsak di negara tersebut. Riset mengenai khasiat sirsak atau populer disebut Graviola ini sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 1976 oleh The National Cancer Institute, Amerika Serikat. Hasil riset membuktikan bahwa daun dan tunas sirsak dapat menyerang dan merusak sel kanker. Namun, hasil penelitian ini tak dipublikasikan. Setelah sekitar 7 tahun tak ada beritanya, akhirnya muncul berita keajaiban sirsak yang dipublikasikan oleh The National Cancer Institute.
Sekitar tahun 1995-1996, Prof.Soelaksono Sastrodihardjo bersama dengan Dr.Jerry Mc.Laughlin seorang farmakolog dari Universitas Purdue Amerika Serikat, melakukan riset terhadap daun sirsak. Mc.Laughlin melaporkan bahwa sirsak mengandung senyawa asetoginin yang terdiri dari murikatosin A, murikatosin B, anomurisin E, murikapentosin, anopentosin A, anopentosin B, dan anopentosin C. Senyawa annonaceoues asetoginin ini terkandung dalam daun,tunas,kulit kayu,dan biji sirsak. Asetoginin sirsak ini mampu melawan 12 jenis sel kanker.
Banyak herbal yang dapat dimanfaatkan untuk mengobati kanker. Slaah satunya adalah sirsak yang mempunyai banyak keunggulan dibandingkan herbal lainnya. Keistimewaan ini menjadikan penemuan khasiat sirsak sebagai obat kanker sisembunyikan bertahun-tahun oleh perusahaan farmasi. Bagian tanaman sirsak yang berkhasiat sebagai obat kanker adalah kulit kayu,daun,dan buahnya. Buahnya bisa dimakan secara langsung,dibuat jus,atau ekstrak. Sementara daun sirsak umumnya dibuat ekstrak atau teh.
Berdasarkan berbagai penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat, terbukti sirsak mempunyai kemampuan sebagai pembunuh alami sel kanker dengan kekuatan 10.000 kali lebih kuat dari kemoterapi. Penelitian memperlihatkan bahwa ekstrak dari pohon ajaib ini dapat digunakan untuk melawan kanker secara aman dan efektif tanpa menyebabkan mual yang berlebih,berat badan turun,dan kerontokan rambut. Selain itu, sirsak melindungi sistem imunitas tubuh dan mencegah infeksi yang mematikan. Pasien-pasien yang mendapat terapi sirsak merasa lebih kuat dan lebih sehat selama menjalani pengobatan. Manfaat lain adalah menambah energi dan memperbaiki kondisi fisik.
2.4.2        Racikan Sirsak untuk Mengobati dan Pencegahan Kanker
a      Pengobatan Kanker
Selain menggunakan herbal amtikanker, seperti kunyit putih,jintan hitam,temu putih,dan jambu biji,pengobatan penyakit dapat ditambahkan dengan sirsak. Resep yang dianjurkan adalah jus buah segar dan rebusan daun sirsak. Konsumsi jus sirsak sebaiknya dua kali sehari masing-masing sebanyak 1 gelas. Selain itu, minum rebusan daun sirsak juga dianjurkan bagi penderita kanker.
Cara membuat rebusan daun sirsak sebagai berikut.
1.    Rebus 10 lembar daun sirsak yang sudah tua dengan 3 gelas air.
2.    Setelah mendidih, kecilkan api dan biarkan air menguap hingga tersisa 1 gelas.
3.    Minum 2 kali sehari 1 gelas untuk penderita kanker.
b      Pencegahan Kanker
Mengkonsumsi sirsak secara rutin juga berkhasiat mencegah timbulnya penyakit kanker. Resep untuk pencegahan penyakit kanker adalah sebagai berikut.
1.        Rebus 10 lembar daun sirsak yang sudah tua dengan 3 gelas air.
2.        Setelah mendidih, kecilkan api dan biarkan air menguap hingga tersisa 1 gelas.
3.        Minum air rebusan daun sirsak 2 kali sehari secara rutin

BAB III PENUTUP
3.1  Kesimpulan
Berdasarkan uraian diatas dapat di simpulkan bahwa, sirsak mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan,seperti sirsak yang terbukti mampun mematikan sel kanker. Selain dapat membunuh sel kanker, sirsak juga dapat mengobati penyakit seperti bisul,keracunan,penyakit hati,diare,asam urat,ambeien,infeksi kandung kemih,migran, anemia, kolestrol tinggi, sakit pinggang, demam, kaki bengkak, lepra, batuk, kejang, disentri, dan bahkan dapat membantu menghentikan kebiasaan merokok.
Kandungan yang terdapat pada sirsak antara lain , serat,vitamin,karbohidrat dan lemak. Kandungan yang paling banyak terdapat pada daging buah sirsak adalah karbohidrat. Pada daun sirsak mengandung senyawa monotetrahidrofuran asetogenin, seperti anomurisin A dan B, gigantetrosin A, annonasin-10-one, murikatosin A dan B, annonasin, dan goniotalamisin. Sedangkan pada biji sirsak mengandung 8% air, 2% protein, 13% abu, 8% serat, 20% lemak, dan 47% karbohidrat. Selain itu, biji sirsak mengandung 0,2% mineral/abu yang larut dalam air, 0,8% asam yang dapat dititrasi, dan 17 mg kalsium/100 g, sehingga biji sirsak dapat dijadikan pestisida alami yang mampu membunuh larva hama dan penyakit tanaman.
Berdasarkan berbagai penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat, terbukti sirsak mempunyai kemampuan sebagai pembunuh alami sel kanker dengan kekuatan 10.000 kali lebih kuat dari kemoterapi. Penelitian memperlihatkan bahwa ekstrak dari pohon ajaib ini dapat digunakan untuk melawan kanker secara aman dan efektif tanpa menyebabkan mual yang berlebih,berat badan turun,dan kerontokan rambut. Selain itu, sirsak melindungi sistem imunitas tubuh dan mencegah infeksi yang mematikan. Pasien-pasien yang mendapat terapi sirsak merasa lebih kuat dan lebih sehat selama menjalani pengobatan. Manfaat lain adalah menambah energi dan memperbaiki kondisi fisik.
            Racikan sirsak untuk mengobati dan pencegahan kanker
a      Pengobatan Kanker
Selain menggunakan herbal amtikanker, seperti kunyit putih,jintan hitam,temu putih,dan jambu biji,pengobatan penyakit dapat ditambahkan dengan sirsak.
Resep yang dianjurkan adalah jus buah segar dan rebusan daun sirsak. Konsumsi jus sirsak sebaiknya dua kali sehari masing-masing sebanyak 1 gelas. Selain itu, minum rebusan daun sirsak juga dianjurkan bagi penderita kanker.
Cara membuat rebusan daun sirsak sebagai berikut.
1.    Rebus 10 lembar daun sirsak yang sudah tua dengan 3 gelas air.
2.    Setelah mendidih, kecilkan api dan biarkan air menguap hingga tersisa 1 gelas.
3.    Minum 2 kali sehari 1 gelas untuk penderita kanker.
a      Pencegahan Kanker
Mengkonsumsi sirsak secara rutin juga berkhasiat mencegah timbulnya penyakit kanker. Resep untuk pencegahan penyakit kanker adalah sebagai berikut.
1.        Rebus 10 lembar daun sirsak yang sudah tua dengan 3 gelas air.
2.        Setelah mendidih, kecilkan api dan biarkan air menguap hingga tersisa 1 gelas.
3.        Minum air rebusan daun sirsak 2 kali sehari secara rutin
3.2         Saran
Berdasarkan isi dan simpulan yang telah dibahas secara singkat dari kandungan dalam buah sirsak yang memiliki banyak manfaat. Sehingga penulis memiliki saran seperti berikut:
·      Resep untuk pengobatan kanker harus terus dilakukan sampai kankernya sembuh. Menurut pengalaman penderita yang telah menggunakan ramuan ini merasakan badannya panas seperti efek kemoterapi. Selama menjalani pengobatan dengan sirsak, sebaiknya penderita kanker tetap berkonsultasi dan memeriksakan diri ke dokter untuk mengevaluasi penyakitnya, baik berupa pemeriksaan klinis, laboratorium, maupun radiologi.

DAFTAR PUSTAKA

Suranto,Adji.2011.Dahsyatnya Sirsak tumpas Penyakit.Jakarta: Pustaka Bunda.
Guerre,Julia(2010).Manfaat Buah Sirsak/Sirsat Sebagai Obat Kanker, dll. From http://www.ibujempol.com/manfaat-buah-sirsak-sirsat-sebagai-obat-kanker-dll/,17 Desember 2011
Syukur,Abdullah(2011).Ketahui Hebatnya Manfaat Jus Sirsak. From http://turunberatbadan.com/2294/manfaat-jus-sirsak/, 17 Desember 2011
Yulianti,Fitri(2011).Daun Sirsak Sang Pembunuh Sel Kanker. From http://lifestyle.okezone.com/read/2011/04/05/195/442603/daun-sirsak-sang-pembunuh-sel-kanker, 17 Desember 2011
Agrina(2011).Sirsak Dahsyat Lawan Kanker. From http://www.agrina-online.com/show_article.php?rid=12&aid=3013, 17 Desember 2011












Tidak ada komentar:

Poskan Komentar